Menkeu Yakin Tiga Sektor Ini Akan Topang Ekonomi RI

Raisa Adila, Jurnalis
Senin 31 Agustus 2015 20:06 WIB
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Sektor penopang perekonomian nasional di masa lalu memang berasal dari sumber daya alam (SDA) seperti pertambangan, batu bara, serta minyak dan migas (migas). Kondisi tersebut membuat cadangan komoditas semakin terbatas, bahkan diprediksi akan habis dalam kurun waktu kurang dari 20 tahun.

Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang PS Brodjonegoro menyatakan, terbatasnya komoditas pertambangan saat ini membuat pemerintah harus mengambil tindakan untuk menopang perekonomian ke sektor lain. Terdapat tiga sektor yang bakal bersinar dan mampu menopang perekonomian nasional ke depannya, yakni infrastruktur, industri pengolahan berbasis SDA, serta sektor elektronik dan otomotif.

"Saya melihat mungkin ke depan ekonomi kita akan diwarnai, satu oleh infrastruktur. Artinya pembangunan infrastruktur besar-besaran berskala besar dibangun oleh pemerintah dan jalinan dengan pihak swasta. Ini akan menjadi booming mengingat infrastruktur dijadikan sebagai bisnis dari pihak swasta," ujar Bambang di kantornya, Jakarta, Senin (31/8/2015).

Saat ini, lanjut dia, telah terjadi defisit infrastruktur dimana laju ekonomi tak seimbang dengan perkembangan infrastruktur yang ada. "Yang paling gampang contohnya itu macet di Jakarta. Ini artinya infrastruktur masih banyak ruang untuk dikembangkan," paparnya.

Sektor kedua adalah industri pengolahan berbasis sumber daya alam. Menurut dia, sektor komoditas seperti sawit, kakao, kayu, karet serta ikan mampu tumbuh dan berkembang menopang perekonomian nasional di masa yang akan datang. Namun komoditas berbasis sumber alam tersebut harus diproses di dalam negeri terlebih dahulu untuk meningkatkan nilai tambah bagi pendapatan negara.

"Maksanya saya katakan sawit bagus masa depannya, tapi nilai tambah harus jelas dan kompetitif sehingga bisa jadi sumber ekspor. Kita juga ada karet, kakao, dan kayu. Belum lagi perikanan yang bisa jadi industri masa depan, rapi harus diolah. Jadi kita fokus industri pengolahan berbasis SDA kedepannya," ungkap Bambang.

Terakhir, sebut dia adalah sektor elektronik dan otomotif. Sektor ini diprediksi akan berkembang kuat karena memiliki market yang besar di dalam negeri. Terlebih, produksi yang tinggi dan mampu ekspor ke mancanegara membuat sektor ini menjadi andalan dalam menopang perekonomian Indonesia kedepannya.

"Industri otomotif juga menjadi andalan, produk otomotif yang konsumsi domestiknya besar menjadi andalan kita selanjutnya. Mampu menyediakan permintaan dalam negeri bahkan mampu ekspor, kondisi ini menjadikan ekonomi kita seimbang," pungkas Bambang.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya