Menurut pengamat ekonomi sekaligus Direktur Eksekutif Indef, Enny Sri Hartati, dengan kondisi perekonomian yang sedang buruk dibutuhkan tindakan serius dari pemerintah untuk melakukan antisipasi. Menurutnya, selama ini pemerintah dinilai kurang tanggap dalam melakukan mitigasi ekonomi.
“Nah, apa yang harus segera kita lakukan agar pertahanan kita kuat? Tentu yang pertama adalah menjaga stabilitas daya beli masyarakat, karena ini yang akan menopang pertumbuhan ekonomi kita. Ketika daya beli masyarakat mampu dipulihkan maka ini akan ada peningkatan konsumsi rumah tangga. Nah kalau ada peningkatan maka akan menggerakkan sektor-sektor produksi,” tutur Enny, di Jakarta, Selasa (1/9/2015).
Hal tersebut juga diperkuat oleh Direktur Sustainable Development Indonesia Drajad Wibowo. Menurut dia, pemerintah harus mengeluarkan paket kebijakan yang bisa memberikan angin bagi pelaku dunia usaha. Pasalnya, merekalah yang menggerakkan perekonomian.
"Harus benar-benar probisnis. Membuat orang berani produksi di Indonesia. Hambatannya banyak sekali, tolong dipangkas. Jadi, jangan paket kebijakan ekonomi karena dibuat oleh tim ekonomi, tidak melibatkan Kementerian PAN dan RB. Kementerian ini harus jadi ujung tombak. Karena banyak hambatan investasi. Banyak hambatan terhadap pabrik di Indonesia itu berasal dari birokrasi," tutur Drajad.
(Rizkie Fauzian)