Hal inilah yang dialami keluarga Salim. Forbes mencatat, kekayaan keluarga Salim kini berada di kisaran USD4,1 miliar yang berasal dari perusahaan makanan, perkebunan, otomotif, telekomunikasi, properti, ritel dan perbankan.
Adalah Liem Sioe Liong alias Sudono Salim yang tiba di Indonesia pada 1938 dari Fujian, China, dan memulai kariernya menjual pakaian dari pintu ke pintu. Sudono Salim sebenarnya pernah mengalami masa keemasan, yaitu sebelum terjadi krisis moneter pada 1998.
Forbes menobatkan, pendiri Salim Group tersebut sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia. Sayangnya, kedekatan Salim dengan salah satu mantan Presiden Indonesia Soeharto berujung malapetaka.
Ketika Soeharto dilengserkan pada 1998, kerjaan keluarga Salim pun hampir kolaps. Saat terjadi krisis moneter, Salim Group banyak mempunyai utang yang diperkirakan mencapai Rp55 triliun.