JAKARTA – Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro pada hari minggu lalu menyatakan penerimaan pajak telah menembus Rp1.000 triliun. Hal ini sempat menimbulkan keraguan dari publik mengingat masih lambatnya pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV-2015.
Namun, dengan adanya data penerimaan pajak per 23 Desember, dianggap sebagai wujud optimis untuk memperoleh peningkatan pajak hingga tanggal 31 Desember 2015.
“Jadi ada datanya, menurut data hingga Rabu sore itu sudah sekitar Rp990 triliun, artinya sudah mendekati. Jadi sudah 76,5 persen,” ujar Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation (CITA) Yustinus Prastowo kepada Okezone.