JAKARTA - PT Riau Andalan Pulp Paper (RAPP) menargetkan pembangunan pabrik kertas atau Paper Machine 3 di Palelawan yang mulai beroperasi pada September tahun ini. Pabrik terbaru tersebut, akan menambah kapasitas sebesar 250.000 ton per tahun dan menghasilkan high grade digital paper.
Presiden Direktur RAPP Tony Wenas mengatakan, penambahan pabrik ini menjadi wujud komitmen mendukung hilirisasi industri berorientasi ekspor yang meningkatkan nilai tambah di Riau maupun Indonesia. Tahun ini, perseroan berencana untuk meningkatkan ekspor hingga 85 negara dengan memperluas pasar ke Uni Eropa, meskipun fokus ekspansi pasar masih akan tetap di Asia, Pasifik, Australia dan China.
Menurut Tony, investasi di saat perlambatan ekonomi cukup menguntungkan. “Pasalnya di saat itulah harga minyak bumi turun, itulah saatnya time to invest,” kata dia, Kamis (3/3/2016).
Di masa akan datang, industri pulp and paper tentu banyak tantangan. Namun Tony yakin pemerintah sangat membantu para pengusaha melalui paket-paket kebijakan. “Saat ini ada deregulasi melalui paket-paket kebijakan, dan ini memudahkan kami untuk mengelola arus barang dan jasa,” jelasnya.
Tony memanfaatkan perlambatan ekonomi tahun lalu untuk investasi besar-besaran melalui pembangunan pabrik baru dan memperluas kinerja ekspor hingga 85 negara di Eropa dan Asia Pasifik.