JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) kembali mengidentifikasi minat investasi dari negara Eropa sebesar USD500 juta atau setara dengan Rp6,9 triliun (kurs Rp13.900 per USD).
Minat investasi tersebut disampaikan oleh produsen olahraga kenamaan Prancis yang berminat di bidang ritel department store dengan konsep terpadu, riset dan pengembangan serta perdagangan ekspor impor. Kepala BKPM Franky Sibarani mengatakan, realisasi investasi produsen olahraga asal Prancis akan dilakukan secara bertahap dalam waktu lima tahun.
“Minat investasi ini sangat positif untuk meningkatkan investasi dari negara-negara Eropa,” ujarnya Franky dalam Siaran Pers BKPM, Jumat (11/3/2016).
Franky menuturkan, perusahaan olahraga tersebut terletak di Lille, Prancis Utara. Perusahaan tersebut memiliki fasilitas terpadu mulai dari research dan development produk keperluan 60 jenis oleh raga yang kemudian produksinya dikerjakan oleh pihak mitranya dan kemudian produk tersebut akan dijual di department store milik investor.
“Produk yang dihasilkan di suatu negara, termasuk yang akan dibuat di Indonesia, tidak hanya dipasarkan di dalam negara tersebut, tetapi juga akan diekspor ke department store lainnya yang ada di seluruh dunia yang memiliki potensi pasar atas produk tersebut,” jelasnya.