Menanggapi penguatan ini, Presiden RI Joko Widodo mengatakan penguatanrupiah terjadi sebagai dampak dari kebijakan-kebijakan yang diluncurkan pemerintah.
"Bicara Rupiah yang semakin menguat semakin baik, itu artinya adalah kebijakan-kebijakan, paket-paket deregulasi yang kita berikan juga kebijakan yang ada di BI, kebijakan yang ada di OJK, itu direspons positif oleh dunia usaha, oleh investasi," paparnya di Kawasan Cakung, Jakarta, Kamis 10 Maret 2016.
Dengan respons positif tersebut, Jokowi menilai, arus modal dari luar semakin deras dan membuat rupiah menguat. "Ada arus uang masuk, ada arus modal masuk sehingga ada captital inflow, kalau ada arus uang masuk ya otomatis (menguat)," tambahnya.
Melansir Yahoofinance, Kamis 10 Maret 2016 tercatat nilai tukar Rupiah di angka Rp13.050 per USD. Adapun pergerakkan hariannya berada di kisaran Rp13.050-Rp13.160 per USD.
Sementara itu, Bloomberg Dollar Index dalam perdagangan Spot Exchange Rate di Asia, mencatat nilai tukar Rupiah menguat 105 poin atau 0,80 persen ke angka Rp13.052 per USD. Adapun pergerakkan hariannya berada di kisaran Rp13.046-Rp13.165 per USD.
(Widi Agustian)