JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dijadwalkan meresmikan Jembatan Merah Putih, Kota Ambon, sore ini.
Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono menuturkan, sejak penandatanganan kontrak pada 2011, akhirnya Jembatan Merah Putih diresmikan pengoperasiannya pada April 2016.
(Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Jembatan Merah Putih)
Menurutnya, pembangunan Jembatan Merah Putih merupakan buah kerjasama pemerintah dan masyarakat serta pelaksana proyek satker, kontraktor, konsultan sehingga proyek jembatan 1.140 meter.
"Kita tahu dalam perjalanannya sempat beberapa kali tertunda, termasuk yang terakhir karena adanya gempa ternyata masih bisa (diteruskan)," ujar Basuki dalam keterangan tertulisnya, Senin (4/4/2016).
Basuki menambahkan, Jembatan Merah Putih akan menjadi jembatan terpanjang di Indonesia Bagian Timur. Secara teknis, panjang jembatan 1.140 meter terbagi ke dalam tiga bagian yaitu Jembatan Pendekat di sisi Desa Poka sepanjang 520 meter dan Jembatan Pedekat di sisi Desa Galala sepanjang 320 meter.
"Untuk Jembatan Utama dibangun sepanjang 300 meter yang merupakan tipe jembatan khusus, sistem beruji kabel atau cable stayed dengan jarak antarpilon sepanjang 150 meter," tuturnya.
(Baca Juga: Gempa Buat Pembangunan Jembatan Merah Putih Molor)
Sebagai informasi, sejak dibangun pada 17 Juli 2011 anggaran yang disiapkan untuk pembangunan proyek Jembatan Merah Putih sebesar Rp722,9 miliar. Dana tersebut termasuk biaya untuk pembangunan bangunan pelengkap yaitu Underpass Jalan Sudirman sebagai tempat berputar kendaraan yang dari/ke Jembatan Merah Putih.
(Martin Bagya Kertiyasa)