[Baca juga: Iuran BPJS Kesehatan Naik, Pelayanan Harus Lebih Baik]
Alhasil, melihat kondisi Asruri yang semakin kritis karena tidak segera mendapat perawatan medis, warga pun sepakat membawanya ke rumah sakit dengan kawasan Polisi.
“Mengenai biaya perawatan berikut pengobatan akan dilakukan secara patungan bersama warga,” ujar Babun, salah satu warga di Jember, Rabu (6/4/2016).
Hingga saat ini Asruri masih menjalani perawatan di IGD Dokter Soebandi Jember. Keluarga pun kecewa karena data BPJS kesehatan Asruri dinyatakan penduduk yang telah meninggal dunia padahal Asruri masih hidup.(rai)
(Rani Hardjanti)