JAKARTA - PT Pertamina (Persero) saat ini berencana akan melakukan upgrade (Refinery Development Master Plan/RDMP) empat hingga lima kilang minyak, yaitu Dumai, Plaju, Cilacap, Balongan, dan Balikpapan. Selain itu, Pertamina juga berencana untuk membangun dua kilang baru atau Grass Root Refinery/GRR di Bontang dan Tuban.
Menurut Direktur Pengolahan Pertamina Rachmad Hardadi, hal ini dapat meningkatkan hasil produksi minyak hingga mencapai 2,2 juta barel per hari, dari total saat ini yang hanya mencapai 820.000 barel per hari. Syaratnya, seluruh kilang dapat berproduksi pada tahun 2024.
"Kalau RDMP selesai dan dua GRR selesai, tahun 2024 kita enggak akan impor, sudah mandiri karena kapasitas kilang kita sudah 2,2 juta barel per hari pada saat itu," kata Rachmad saat ditemui usia rapat dengar pendapat di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (19/4/2016).
Bahkan, lanjutnya, tak perlu menunggu tahun 2024. Apabila upgrade kilang berhasil. Maka pada tahun 2020 Indonesia dapat melakukan ekspor solar.
"Bahkan pada tahun 2020 kita bisa ekspor solar," tukasnya.
(Fakhri Rezy)