"Apalagi kunjungan presden kali ini meresmikan PLTU unit 2 Jeranjang berkekuatan 2 X 25 megawatt," kata Yusron Hadi.
Pembangunan PLTU unit 2 Lombok (2 x 25 MW) ini merupakan Program Percepatan PLTU 10 ribu MW Tahap I, dibiayai oleh APLN. Pembangunan proyek ini dilakukan oleh PT Barata Indonesia (Persero) dengan sistem "turnkey" (EPC) sejak tahun 2009. Namun pembangunannya sempat terkatung-katung.
Nilai kontrak pembangunan PLTU ini terdiri dua bagian, yaitu sebesar USD30,7 juta dan Rp354,3 miliar.
(Raisa Adila)