Perjuangan Dua Sahabat Merintis 'Koling' alias Kopi Keliling di Yogya

Agregasi Harian Jogja, Jurnalis
Rabu 22 Juni 2016 10:46 WIB
Koling atau kopi keliling dua sahabat yang berakhir di Tugu Yogya (foto: Harianjogja)
Share :

Sayangnya, perkenalan awal kopi buatan mereka yang dijajakan keliling masih belum mendapat respon dengan baik.

Perjuangan sampai harus kejar-kejaran dengan Satpol PP dan mengedukasi masyarakat umum tentang teknik penyajian kopi yang rumit, tak membuat mereka patah semangat. Akhirnya, keduanya melihat ikon Tugu Jogja yang tersohor ini menjadi tempat mangkal yang pas bagi gerobak mereka.

“Dulu waktu keliling, paling hanya laku tiga sampai enam cup semalam. Sekarang setelah kami menetap di sini, pelanggan semakin banyak. Semalam rata-rata bisa 70 cup sampai 100 cup lebih di malam minggu,” jelas alumni MMTC Jogja ini.

Kini, kedua sahabat ini tengah gencar membangun merek kembali usaha mereka dengan nama Koling. Ilman mengungkapkan, nama ini terinsipirasi dari interaksi pelanggan mereka di Instagram. Saat masih berkeliling, demi mendapatkan secangkir kopi mereka, pelanggan rajin berkomentar di foto-foto pada akun Instagram mereka.

“Banyak yang berinteraksi, tanya, malam ini mangkal di mana. Kami melihat, kok, seperti istilah wong jowo, koling-kolingan. Sejak itu, kami memutuskan untuk mengganti nama. Kami saat ini ada dua unit, satu unit gerobak sepeda kopi, masih berkeliling sekarang,” jelas Ilman.

(Amril Amarullah (Okezone))

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya