"Di Malaysia itu Khasanah, seperti di Singapura juga ada Temasek itu membuat mereka jadi lebih lincah, fleksibel, mendunia," imbuh dia.
"Mereka investasi di negara lain juga dan tidak tergantung dari anggaran negara, tidak membebani anggaran negara. Jadi memang betul-betul berfungsi sebagai korporasi," tambah Rini lagi.
Kendati demikian, pihaknya belum bisa memastikan kapan pembentukan Super Holding BUMN dilakukan. Mengingat saat ini diskusi masih dilakukan.
"Ya usulan kita begitu. Ini masih dalam pembicaraan, tergantung nanti dalam final diskusinya akan sepertinya," tukas dia.
Untuk diketahui, nantinya Super Holding BUMN ini akan membawahi lima Holding BUMN. Antara lain, Holding BUMN Perumahan, Keuangan, Infrastruktur, Pertambangan dan Energi.
(Raisa Adila)