"Saya sudah beberapa kali jadi menteri, kalau ada reshuffle lagi saya akan jadi Menteri Urusan Wanita Muda saja. Tapi ternyata istri saya khawatir," jelasnya yang juga sambut gelak tawa para hadirin.
Menurutnya, jabatan yang selama ini diperoleh adalah sebuah kebetulan. Bahkan, reshuflle ini tak terlepas dari sekadar nasib dalam garis tangan yang selalu ia pasrahkan.
"Saya merasakan apa yang saya sampaikan bukan karena apa-apa. Hanya karena garis tangan. Kalau orang bilang, Sofyan ini enggak ada matinya. Jawaban saya bukan enggak ada matinya, hanya garis tangan saja," tutupnya.
(Raisa Adila)