Gubernur BI Ungkap Persoalan Utama Pengembangan Ekonomi Batam

Dedy Afrianto, Jurnalis
Jum'at 12 Agustus 2016 15:50 WIB
Gubernur BI Agus Martowardojo (Foto: Okezone)
Share :

"Banyak perusahaan multi nasional yang ada di Singapura melakukan transaksi dengan perusahaan yang ada di Singapura juga. Indonesia hanya kebagian order pengiriman saja. Ini yang harus diubah. Kita juga lihat bahwa transaksi terjadi antara company di Singapura tapi ordernya ke Batam," imbuhnya.

Tak hanya itu, masalah yang dihadapi oleh Singapura adalah pada dangkalnya pelabuhan yang dimiliki oleh Batam. Kedalaman pelabuhan di Batam masih kalah dibandingkan dengan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.

"Untuk membangkitkan industri maritim kita Salah satu yang harus kita sikapi adalah kedalaman pelabuhannya. Kedalaman kita rata-rata 9-10 meter. Padahal kalau kita ingin memiliki volume laut maka kita harus punya kedalaman laut di pelabuhan sekitar 15 meter. Ini harus diperbaiki kalau ingin jadi negara maritim yang kuat," kata Agus.

"Butuh langkah terintegrasi. Kami juga punya pemikiran yang ingin disampaikan. Pembangunan kemaritiman ini butuh strategi. Jangan karena maritim ini potensi ya besar, semua kawasan jadi ingin mengembangkan pelabuhan internasional. Ini harus ada pembagian tugas. Harus ada strategi nasional agar ada pembagian peran," tutupnya.

(Raisa Adila)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya