Dukung Sejuta Rumah, Pengembang Bangun Rumah Rp100 Jutaan

, Jurnalis
Selasa 16 Agustus 2016 14:22 WIB
Ilustrasi: Okezone
Share :

SERPONG - Angka kekurangan rumah (backlog) pada saat ini mencapai 13,5 juta unit. Setiap tahunnya kebutuhan mencapai 800 ribu unit, namun rumah yang dapat dipenuhi hanya sekitar 400 ribu.

Artinya, masih ada gap dan kekurangan sebesar 400.000 ribu unit setiap tahunnya, jika tidak ditangani, maka angka backlog-nya akan semakin tinggi. Untuk menekan angka backlog tersebut, pemerintah telah membuat terobosan berupa Program Sejuta Rumah untuk Rakyat. Hingga semester pertama 2016, sebanyak 120 ribu unit rumah telah terbangun.

Menurut Direktur Utama PT Sukses Indonesia Anugerah Property (SIAP), pengembang properti yang mengutamakan kenyamanan dan keindahan, Robby Kenly, program tersebut telah menjadi titik cerah bagi masyarakat yang mendambakan hunian layak.”Setiap tahunnya, angka polulasi penduduk Indonesia terus meningkat. Hal ini membuat gap backlog semakin besar. kebutuhan rumah setiap tahun mencapai 800.000 unit, namun pengembang di Indonesia hanya mampu membangun 400.000 unit rumah per tahun,” kata Robby di Serpong.

Langkah konkret yang dilakukan pemerintah untuk menggalakkan program Sejuta Rumah salah satunya adalah mengajak stakeholder perumahan untuk mendukung program tersebut. Stakeholder ini terdiri dari berbagai pihak, antara lain developer, perbankan, dan lembaga lain. Kerjasama antara pihak-pihak tersebut bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan pembangunan hunian layak.

“SIAP, sebagai salah satu stakeholder tentu sangat mendukung dan menyambut baik program pengentasan kekurangan rumah yang digagas pemerintah tersebut,” ungkap Robby.

Sementara itu, M. Bakhtiar Azami, Direktur Marketing SIAP mengatakan, untuk merealisasikan dukungan terhadap program pemerintah tersebut, SIAP sebagai pengembang yang mengutamakan kenyamanan dan keindahan telah mengembangkan perumahan Ayana Village Regency di Tigaraksa, Tangerang.

Ayana Village yang dipasarkan seharga Rp 100 jutaan ini, hanya berjarak sekitar 100 meter dari stasiun kereta Tigaraksa. Ayana Village yang memiliki 5 cluster dengan total sekitar 1.600 unit rumah ini dibangun di lahan seluas 25 hektar.

”Ayana Village Regency dapat dijangkau hanya 50 menit dari Jakarta dan memiliki konsep hunian yang cantik dengan area hijau. Lokasi yang dekat dengan stasiun kereta menambah kemudahan bagi penghuni cluster untuk mobilitas ke Serpong, Palmerah, Tanah Abang, Dukuh Atas Sudirman, Jakarta, Depok, Bekasi dan sekitarnya,” kata Bakhtiar.

Untuk kenyamanan para penghuni, lanjut Bakhtiar, perumahan Ayana Village Regency memiliki sejumlah fasilitas di dalamnya yang mendukung kegiatan dan kehidupan penghuninya. Adapun fasilitas yang disediakan, diantaranya adalah area komersial dengan pusat pertokoan di boulevard utama, Central Park, medical center, pasar modern, tempat ibadah (masjid), fasilitas pendidikan (anak usia dini), Mini market, lapangan futsal terpadu (sports centre), playground, dan sistem keamanan 24 jam.

Ayana memiliki lima cluster, yakni Cluster Almanda, Cluster Bluebelle, Cluster Calla, Cluster Daisy. Sedangkan untuk tipe rumah, Ayana menawarkan, 5x12 m2 (392 unit), 6x12 m2 (392 unit), 7x12 m2 (421 unit), 8x12 m2 (105 unit). Ruko ukuran 4x10 m2, 2 lantai (160 unit), toko ukuran 4x10 m2 (79 unit), dan tanah kavling sebanyak 50 unit yang dipasarkan sebesar Rp 50 jutaan.”Untuk cara pembayaran ringan yang disediakan, kami menawarkan promo libur bayar 3 tahun (50 persen sekarang, 50 persen lagi 3 tahun kemudian), bertahap 36x, serta bertahap 15 tahun, pasti diseujui tanpa DP, tanpa bunga. Sedangkan demi memudahkan pembayaran, kami juga telah bekerjasama dengan Mandiri Syariah dan Bank Bumi Arta ,” kata Bakhtiar.

(Rizkie Fauzian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya