JAKARTA - Renovasi Kawasan Gelora Bung Karno (GBK), termasuk di dalamnya 12 venue olahraga dipastikan bakal menggunakan tenaga arsitek Indonesia.
Hal ini dinilai sebagai perkembangan positif bagi dunia kearsitekan Indonesia. Pasalnya kompleks olahraga yang dibangun 62 tahun lalu yang digagas oleh Presiden Soekarno pertama kali dirancang oleh arsitek asal Rusia.
"Ada 12 arsitek yang terlibat yang ditunjuk oleh IAI (Ikatan Arsitek Indonesia), mereka akan menangani 7 paket dengan 14 venue olahraga, semua sudah bekerja sangat baik dari Januari 2016 kami juga sudah menyampaikan hasil desain ke OCA (Olympic Council of Asia) mereka bilang desainnya sangat baik sesuai standar OCA," kata Ketua Umum IAI, Ahmad Djuhara kepada Okezone, baru-baru ini.
Djuhara mengatakan, 12 arsitek tersebut merupakan anggota dari IAI. Dia pun mengakui tugas untuk mendesain renovasi dari kompleks GBK bukan tugas yang sederhana. Banyak yang harus dikerjakan terutama dari segi desain.
"Banyak sekali yang harus dilakukan terutama dari desain," ujarnya Djuhara.
(Rani Hardjanti)