JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukan saham PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk (GDST) ke dalam saham yang mengalami peningkatan harga dan aktivitas transaksi yang di luar kebiasaan alias unusual market activity (UMA).
"Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham GDST tersebut, perlu kami sampaikan bahwa bursa sampai saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini," ungkap Kepala Pengawasan Transaksi BEI Irvan Susandy dalam pengumuman tertulisnya di Jakarta, Senin (5/9/2016).
Selanjutnya, bursa meminta investor untuk memperhatikan jawasan perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa, juga mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya.
Investor juga diharapkan mengkaji kembali rencana corporate action perusahaan tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS.
Selain itu, investor juga diminta mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat tumbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.
Pada akhir perdagangan di akhir sesi I Senin 5 September, harga saham GDST turun Rp15 atau 9,87 persen menjadi Rp137 per saham.
Sementara pada akhir perdagangan 1 Agustus, harga saham ini tercatat sebesar Rp69. Artinya saham ini sudah mengalami kenaikan sebesar 98,6 persen.
(Widi Agustian)