Nilai Tambah Timah Harus Ditingkatkan

Koran SINDO, Jurnalis
Selasa 20 September 2016 12:36 WIB
(Foto: Reuters)
Share :

Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan (Kemendag) Bachrul Chairi mengatakan, meski ekonomi dunia masih melemah, kebutuhan dunia terhadap timah meningkat seiring dengan berkembangnya produk elektronik.

”Jika pertumbuhan ekonomi dunia membaik, nantinya pertumbuhan industri timah juga akan bergerak cepat. Ini merupakan kesempatan Indonesia untuk mengembangkan produk timah,” ujarnya. Bachrul melanjutkan, Indonesia merupakan eksportir dan produsen timah terbesar di dunia.

Bahkan, harga timah dunia mulai mengikuti acuan dari bursa berjangka di dalam negeri, dalam hal ini Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX). ”Timah waktu itu termasuk yang terancam. Maka, pemerintah harus segera melanjutkan tindakan untuk melakukan penjualan melalui media bursa, dan harus memenuhi aspek lingkungan,” ujar dia.

Selain lingkungan, kata Bachrul, sebuah industri harus memenuhi kewajiban mereka terhadap negara dalam bentuk royalti dan memenuhi konsep suistainable. Menurut Bachrul, dengan adanya aturan tersebut, harga timah dunia bisa mengikuti harga penjualan Indonesia.

”Sekarang kalau lihat trennya selama tiga tahun terakhir justru London Metal Exchange (LME) mengikuti harga ICDX, artinya posisi daripada pembentukan harga itu sudah beralih karena kita memenuhi kontribusi Indonesia terhadap dunia,” ungkapnya.

(Widi Agustian)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya