Proyek yang ditargetkan akan selesai pada pertengahan 2017 itu nantinya akan dilengkapi dengan dua trase atau rel serta lima shelter. Masing-masing shelter terdapat di Terminal 1, Terminal 2, Terminal 3 serta di connecting building. “Khusus di Terminal 3 terdapat dua shelter, jadi total terdapat lima shelter,” tutur Wakan.
Pada saat pengoperasian nanti, akan ada tiga armada yang akan melayani penumpang. Masing-masing armada nantinya terdapat dua gerbong dengan kapasitas 176 penumpang satu armada.
Penumpang juga dijanjikan tidak akan menunggu terlalu lama saat menunggu kereta tanpa awak tersebut dengan view keindahan bandara. “Kita atur setiap lima menit sekali, tetapi itu tergantung jumlah penumpang dengan melihat kebutuhan penumpang,” katanya.
(Martin Bagya Kertiyasa)