Menurut direktur pelaksana S&P, Eduardo Uribe, Brasil sedang melihat peningkatan kepercayaan sektor swasta dalam perekonomian nasional, yang bisa memicu naiknya investasi, tetapi juga menghadapi meningkatnya pengangguran dan penjualan buruk yang sedang berlangsung di sektor ritel.
Risiko volatilitas mata uang Brasil dan pertumbuhan ekonomi yang lebih lemah dari perkiraan bisa terus menimbulkan risiko bagi peringkat kredit lembaga-lembaga Brasil, Uribe menambahkan.
Namun, S&P memperkirakan bahwa Brasil akan melihat pertumbuhan PDB sebesar 1,5% pada 2017, setelah dua tahun mengalami kontraksi.
(Fakhri Rezy)