JAYAPURA – Tunjang sarana transportasi di Kota Jayapura, Pemerintah Provinsi Papua berencana membangun LRT (Light Rail Transit) sepanjang 37 kilometer (km) antara Stadion Mandala Jayapura hingga ke Bandara Sentani Kabupaten Jayapura.
Konsultan perencana pembangunan LRT Dominggus Orbon memaparkan, jika jenis kereta api yang akan digunakan untuk transportasi di Papua utamanya di kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura adalah jenis kereta api ringan buatan Jepang, dengan dua hingga tiga gerbong kereta.
“Ini jenis kereta api ringan, buatan Jepang, karena saat ini industri perkeretaapian yang maju adalah di negara ini, dan kenapa menggunakan jenis kereta ringan, karena ini perkotaan, jadi difokuskan pada angkutan penumpang,” kata Urbon kepada Okezone.
Lebih lanjut, kata Urbon, pembangunan kereta api tersebut dinilai sangat efektif karena selain solusi transportasi di Kota Jayapura, juga di maksudkan untuk menyasar promosi wisata di Kota dan Kabupaten Jayapura.
“Melihat topografi Papua yang sangat rumit, ditambah tidak adanya lahan untuk pembangunan jalan lagi, maka kereta api adalah solusinya, di tambah topografi Papua umumnya sangat sulit, maka ini solusi yang terbaik. Kedepan karena lintasan kereta api melewati pegunungan Syklop dan pantai di Kota Jayapura, maka harapan kami bisa mendongkrak sektor Pariwisata kita,” ujarnya.