Sebelumnya Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyebutkan taman permainan tradisional tersebut diberi nama Taman Kaulinan yang menyediakan berbagai wahana permainan tempo dulu seperti engrang, ular tangga, gangsing dan masih banyak lainnya.
"Kita membangun satu taman khusus untuk anak-anak, agar tidak teracuni oleh game Pokemon Go," kata Bima.
Bima menyebutkan, Taman Kaulinan menjadi pusat tempat bermain "outdoor" bagi anak-anak yang pertama dimiliki Bogor, diharapkan dapat menjadi percontohan.
"Taman kita buat khusus sebagai tempat berinteraksi warga dan juga anak-anak," katanya.
Taman Kaulinan dirancang untuk memfasilitasi kegiatan bermain dan mengembangkan kemampuan motorik anak. Memegang konsep kebudayaan daerah setempat, agar anak dapat bergerak aktif di alam terbuka. Sebagai wadah positif bagi anak-anak aktif dan kreatif, agar generasi penerus bangsa tumbuh menjadi generasi positif seperti semboyan Sunda "Dinu Kiwari Ngancik Bu Bihari Seja Ayeuna Sampeureun Jaga".
(Rizkie Fauzian)