Lebih lanjut Iqbal menyatakan, keputusanperseroanmengakuisisi saham yang sebelumnya dimiliki PT Pos tersebut tidak lepas dari kinerja positif yang berhasil dicatatkan Bank Mantap. Taspen juga melihat potensi yang akan menjadi investasi menguntungkan bagi perseroan.
”Potensi bisnis Bank Mantap masih terbuka, iniakanmenjadiinvestasiyang menguntungkan bagi Taspen dalam jangka panjang,” jelas dia. Sementara, Direktur Utama PT Pos Indonesia Gilarsi Wahju Setijono mengatakan, langkah perseroan melepas saham di Bank Mantap yaitu sebagai upaya untuk melakukan pembenahan bisnisnya.
”Lini bisnis PT Pos sendiri memang bukan diperbankan, untuk itu kami tengah fokus melakukan pembenahan bisnis,” kata Gilarsi. Melalui kesepakatan ini, Bank Mantap juga diharapkan mampu meningkatkan kerja dan layanan yang konsisten sehingga menjadi prioritas dan pilihan utama bagi PNS aktif maupun yang telah melalui masa pensiun.
Bank Mantap juga berkomitmen untuk mewujudkan inovasi produk dan layanan yang memudahkan nasabah perseorangan ataupun bagi aspek usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam mengakses kredit dan pinjaman lainnya.
(Dani Jumadil Akhir)