"Tahun 2019 adalah tahun realisasi 35.000 MW, seyogyanya hal ini sejalan dengan kesiapan sumber daya manusia yang ada di PLN. Kehadiran kami di sini dalam rangka regenerasi SDM untuk mendukung program 35.000 mw," ujarnya.
Ia juga mengatakan, dengan aplikasi "online" bebas biaya itu dipastikan dapat meminimalkan kecurangan dan penipuan rekrutmen pegawai PLN.
"Jalur yang perlu dilalui oleh pelamar hanya satu yakni lewat rekrutmen.pln.co.id dan tidak ada yang lain," katanya.
Menurut dia, sistem rekrutmen baru itu diharapkan mempermudah PLN menjaring tenaga-tenaga kerja unggul, mengingat pada 2017 PLN membutuhkan tambahan 6.056 pegawai untuk mengejar rasio elektrifikasi pada 2019.
Pelamar dapat melakukan pendaftaran dan penyerahan berkas lamaran secara "online" mulai 25 Februari sampai 11 Maret 2017.
"Tidak perlu datang ke Yogyakarta untuk membawa berkas, hanya tinggal membuka web rekrutmen.pln.co.id," ujar Okto.