Menteri Jonan: Produk Dalam Negeri Harus Lebih Murah dan Berkualitas

Feby Novalius, Jurnalis
Rabu 03 Mei 2017 11:34 WIB
Foto: Feby Novalius
Share :

JAKARTA - Pemerintah mendorong penggunaan produk dalam negeri pada seluruh kegiatan termasuk di sektor energi. Banyaknya Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang dipakai dipastikan dapat meningkatkan insentif Kontraktor Kontrak Kerjasama (K3S).

Namun, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan menilai, jika produk dalam negeri tidak bagus sebaiknya impor saja dari luar. Pemerintah tentu mendukung dan mendorong produk dalam negeri semakin banyak digunakan sebab banyak menciptakan lapangan kerja dan memberikan suatu nilai tambah terhadap produk lokal.

"Tapi saya pesan bahwa penggunaan produk dalam negeri atau lokalisasi harus kualitas tidak boleh beda sama luar. Memang saya tanya Kepala SKK Migas, kalau produk dalam negeri mahal meski kualitas sama, kalau jadi K3S saya tolak pasti enggak mau,"tuturnya di acara Forum Gas Nasional 2017, di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (3/5/2017).

Menurut mantan menteri perhubungan ini, jika ingin produk dalam negeri terpakai maka harganya harus lebih murah tanpa mengurangi kualitas. Hal ini berlaku baik menggunakan skema cost recovery maupun gross split.

"Jadi penggunaan produk dalam negeri bisa lebih kompetitif. Ya kalau enggak bisa industri cari bisnis lain, kalau enggak kita sebagai bangsa enggak bisa bersaing dan maju. Makanya peningkatan produk dalam negeri itu harus bagus," tukasnya.

(Rizkie Fauzian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya