"Perusahaan Pembiayaan, karena OJK juga sangat concern kenaikan NPL, jadi perusahaan pembiayaan juga jadi lebih hati-hati memberikan approval kredit. Itu mempengaruhi penjualan. Selain itu jadi situasi politik tanah air misalnya, sosial tanah air itu juga bisa mempengaruhi orang untuk beli," lanjutnya.
Kejadian pengeboman di Kampung Melayu baru-baru ini pun dinilainya turut membuat penjualan mobil agak tertekan tak hanya bagi Astra, menurut dia hal itu juga terjadi pada perusahaan lain sejenis.
"Kejadian bom di Kampung Melayu waktu itu saya sempat bicara dengan dealer nggak cuma dealer-nya Astra ya, jadi dealers kompetitor juga mereka merasakan itu berdampak pada mereka terhadap sales-nya menurun. Dua minggu pertama terlihat pembeli ramai, setelah kejadian bom agak terpengaruh," lanjut Tira.
"Nah kejadian-kejadian semacam itu bisa memengaruhi, sama ketika misalnya mau jelang Pilkada kalau lihat situasi itu harus kita cermati. Jadi pengaruhnya harus dilihat bulan per bulan," pungkasnya.
(kmj)
(Rani Hardjanti)