Meneropong Saham Totalindo Eka Persada

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Kamis 15 Juni 2017 18:47 WIB
Ilustrasi: (Foto: Antara)
Share :

"Hal ini diakibatkan oleh Pemerintah akan melakukan pemotongan anggaran untuk sektor infrastruktur yang cukup lumayan besar," kata Fahmi dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (15/7/2017).

Apalagi TOPS yang banyak mengerjakan proyek-proyek bangunan dan gedung swasta seperti apartemen, hotel dan lain-lain yang bergantung pada pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana oleh pemerintah

Rencananya, dana hasil IPO sebesar 35% akan digunakan untuk pembayaran utang, dengan Rp125,95 miliar digunakan untuk pembayaran pinjaman dari BTN, sebesar Rp31,34 miliar untuk membayar utang PT Bank Panin Dubai Syariah Tbk, sebesar Rp9,08 miliar akan digunakan untuk membayar utang BNI Syariah dan sebesar Rp8,08 miliar akan digunakan untuk membayar utang PT Bank Muamalat Indonesia Tbk.

Sedangkan 60% dari hasil IPO akan digunakan untuk memenuhi modal kerja perseroan, guna mendukung operasi perseroan, dan sekira 5% akan digunakan untuk mendukung pengembangan bisnis perseroan di bidang konstruksi melalui pembelian mesin dan alat berat.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya