Sempat Turun 41%, Saham TOPS Dipantau BEI

Fabbiola Irawan, Jurnalis · Kamis 09 Januari 2020 10:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 09 278 2150943 sempat-turun-41-saham-tops-dipantau-bei-rW5T8nZm6N.jpg Saham (Shutterstock)

JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia mencatat pergerakan saham PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) mengalami penurunan harga saham di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA). Oleh sebab itu, maka BEI akan memantau pergerakan saham tersebut.

“Dengan ini kami menginformasikan bahwa telah terjadi penurunan harga saham TOPS yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity),” tulis BEI pada keterbukaan informasinya, Kamis (9/1/2020).

 Baca juga: Laba Bersih Totalindo Eka Persada Anjlok 54,35%

Walau mengalami UMA, Saham TOPS tidak menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

 Saham

Adapun, perusahaan terkait sudah memberikan penjelasan atas volatilitas pada tanggal 27 Desember 2019 kepada BEI. PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) juga telah memberikan informasi terbaru mengenai laporan bulanan registrasi pemegang efek pada 7 Januari 2020.

 Baca juga: Gandeng Pembangunan Sarana Jaya, Totalindo Eka Gelontorkan Rp3 Triliun

“Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity atas saham TOPS tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,” jelas dia.

“Oleh karena itu para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa serta mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya,” sambung BEI.

 Baca juga: Listing, Saham Totalindo Eka Persada Langsung Menguat 49,68%

BEI juga mengimbau para investor untuk mengkaji kembali rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

Sebagai informasi, pergerakan saham TOPS pada 27 Desember 2019 lalu mencapai Rp308 per lembar saham. Adapun pada 8 Januari 2020 menunjukkan angka Rp179 per lembar saham. Artinya, saham TOPS penurunan hingga 41% dalam kurun waktu seminggu.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini