"Ini usaha hanya menaman cabai dan sayur mayur. Tapi hasilnya itu sangat luar biasa untuk masyarakat, baik untuk meningkatkan pendapatan atau lapangan kerja dan menekan angka kemiskinan," ucapnya.
Saat ini telah ada 700 BULo yang tersebar di 15 kecamatan di Kota Makassar. Masyarakat secara swadaya dan swadana mengembangkan BULo di lorongnya yang hasilnya dapat dinikmati oleh mereka.
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) AAGN Puspayoga mengajak bupati dan wali kota untuk bisa mengembangkan koperasi di daerahnya masing-masing. Salah satunya dengan belajar dari program koperasi yang ada di Makassar, Sulawesi Selatan bernama Badan Usaha Lorong (BULo).
Menurut dia, BULo bisa menjadi contoh bagi koperasi di daerah lain karena telah menuai hasil sejak peluncurannya setahun lalu. "Bupati dan wali kota harus belajar BULo ke Makassar. Program ini sangat bagus dan layak dicontoh," ujar dia dalam keterangan tertulis di Jakarta.
(Dani Jumadil Akhir)