Sandiaga: Mal Sudah Terlalu Banyak, Saatnya Bangun Hunian

Ulfa Arieza, Jurnalis
Senin 24 Juli 2017 14:56 WIB
Ilustrasi perumahan. (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Menjamurnya pusat berbelanjaan modern ditengarai menjadi penyebab sepinya beberapa pusat perbelanjaan tradisional lantaran kalah bersaing. Salah satu pusat perbelanjaan yang sudah tidak lagi memiliki taji adalah Pasar Glodok.

Wakil Gubernur Terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, agar pesona pasar-pasar tradisional seperti Pasar Glodok tidak pudar, maka dia ingin membatasi pembangunan pusat perbelanjaan oleh pengembang. Sebagai gantinya, dia mengimbau pengembang untuk membangun hunian.

"Ini nanti dengan teman-teman developer kita perhatikan bagaimana justru kebutuhan terhadap hunian bisa dihadirkan. Mall mungkin sudah terlalu banyak, kita pikirkan bagaimana integrasi komersial dengan residensial dengan menghadirkan hunian," tuturnya di Gedung BEI, Jakarta, Senin (24/7/2017).

Dia menilai, yang dibutuhkan warga Jakarta saat ini adalah tempat tinggal hunian ketimbang pusat perbelanjaan. Sebab, keterbatasan lahan saat ini membuat harga rumah kian mahal dan menyulitkan masyarakat memperoleh hunian terjangkau.

"Ini bisnis model yang baik, karena di saat Glodok, Mangga Dua kosong, orang berebut mencari apartemen karena city living itu menjadi hal yang diprediksi akan selalu meningkat. Nanti dari pada program yang menghadirkan hunian yang terjangkau di Jakarta bisa kita lakukan," imbuhnya.

Sekadar diketahui, sebelumnya Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengakui bahwa banyak pelaku usaha di pusat perbelanjaan yang mengeluh karena penurunan penjualan. Berdasarkan hasil temuan di lapangan, Enggar mengakui bahwa memang terjadi penurunan penjualan di sejumlah daerah, termasuk di Jakarta sebagai pusat bisnis. Hal itu membuat pelaku usaha cukup tertekan.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya