JAKARTA - Tampaknya masyarakat harus menunggu lebih lama merasakan proyek transportasi berteknologi tinggi kereta cepat Jakarta-Bandung atau high speed railway (HSR). Realisasi proyek dengan dana fantastis tersebut rupanya tak semudah membalikkan telapak tangan.
Sejak awal kemunculan ide tersebut, banyak sekali pro-kontra. Mulai dari dana hingga pembebasan lahan yang saat ini masih terus bergulir.
Proyek ini juga sempat diputuskan untuk dibatalkan pada 2015, namun kembali dikerjakan dengan murni inisiatif bisnis tanpa melibatkan APBN.
Kebutuhan Dana Proyek Kereta Cepat
China Development Bank (CDB) menjadi lembaga yang membiayai proyek kereta cepat Jakarta- Bandung. Lembaga tersebut bersedia menggelontorkan kredit USD1 miliar untuk tahap awal, sedangkan dana yang dibutuhkan oleh proyek Jakarta-Bandung sekira USD5,9 miliar.