JAKARTA - Pencairan dana pinjaman China Development Bank (CDB) untuk pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung bisa segera dilakukan, karena syarat yang diminta terkait lahan 100% sudah mendapat jaminan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) siap menjamin persoalan lahan terbebas untuk kereta cepat Jakarta-Bandung ini.
Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar mengatakan, pada 10 Agustus ini penetapan lokasi (penlok) untuk pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung selesai. Artinya dengan penlok tersebut dapat dipetakan lahan mana saja yang akan digunakan.
Baca juga: Kalau Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Gagal, Jangan Sampai Negara Dirugikan!
"Tanggal 10 selesai semua. Tinggal ada duitnya bayar (lahan) selesai," ujarnya di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Rabu (2/8/2017).
Pemerindah Daerah (Pemda) sudah menyiapkan tim untuk membantu sosialisasi hingga pendampingan dalam melakukan pembebasan lahan. Ada 29 kecamatan yang lahannya terkana dalam pembangunan proyek kereta cepat pertama di Indonesia ini.