JAKARTA – Presiden Joko Widodo memerintahkan agar semua proyek infrastruktur dipercepat. Selain itu, perlu dipermudah dalam proses pembangunan.
Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinatoor Bidang Maritim Luhut B Pandjaitan usai bertemu dengan Presiden Jokowi. "Itu perintah Presiden, misalnya seperti proyek listrik di mana saja, Pelabuhan Patimban Subang, jalan tol, LRT, nanti semua LRT tidak elevated lagi tapi di bawah tanah supaya cost-nya lebih efisien," katanya di Jakarta, Selasa (8/8/2017).
Dirinya menegaskan, percepatan tersebut untuk semua proyek infrastruktur. "Semua dipercepat, jangan terlalu banyak negosiasi yang enggak jelas," katanya.
Seperti diketahui, progres proyek kereta ringan light rail transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) tahap pertama hingga saat ini baru mencapai 17%. Meski demikian PT Adhi Karya selaku pengembang menyatakan siap melanjutkan ke tahap kedua seksi Cibubur-Bogor, Dukuh Atas-Palmerah-Senayan, dan Palmerah-Grogol.
Bahkan kajian pembangunan tahap kedua tersebut ditargetkan rampung pada akhir 2017. Adapun tahap pertama dipastikan tuntas pada 2019.
(Fakhri Rezy)