Soal Dana Desa, Sri Mulyani: Kemarin Konsennya Bagaimana Uang Itu Habis Saja

Trio Hamdani, Jurnalis
Selasa 08 Agustus 2017 19:15 WIB
Foto: Trio Hamdani (Okezone)
Share :

JAKARTA - Alokasi dana yang dikucurkan pemerintah untuk program dana desa pada tahun ini mencapai Rp60 triliun. Oleh karenanya, Menteri Keuangan Sri Mulyani menilai perlunya memerhatikan dampak dari pemanfaatan dana tersebut, bukan sekadar bagaimana menghabiskannya.

Saat ini, kata Sri Mulyani, secara perlahan penataan sistem dalam pengalokasian dan penggunaan dana desa terus diupayakan agar lebih baik dari waktu ke waktu. Untuk itu perlu dicermati bagaimana desain yang tepat untuk mengelola uang yang tidak sedikit itu.

"Kemarin kan konsennya bagaimana uang itu hanya abis aja. Kalau sekarang difokuskan kepada dampaknya dan desainnya, sehingga dia betul-betul memberikan hasil, katakanlah yang dilakukan Menteri Desa atau Community Development Program selama ini. Itu bisa jadi referensi agar dana desa bisa digunakan efektif," katanya ditemui di Jakarta, Selasa (8/8/2017).

 Baca Juga:

Sri Mulyani: Dana Desa Effect Belum Betul-Betul Optimal

Waduh! Dana Desa Diselewengkan, Istana: Masyarakat Harus Turut Aktif Memantau

Dana desa juga diprogram untuk dilakulan secara berangsur. Artinya dana desa bukan program yang pengimplementasiannya hanya sekali saja. Mengingat hal itu, Sri Mulyani menekankan agar desa yang menerima kucuran dana itu memiliki kapasitas kelembagaan yang berjangka panjang untuk mengatur bagaimana dana tersebut dimanfaatkan.

"Jadi ini enggak kayak satu proyek kemudian selesai. Tapi ini dia terus diterima oleh desa sehingga desa ini memang perlu memiliki kapasitas kelembagaan lebih permanen untuk kelola dana yang tiap tahun akan diperoleh. Jadi jangan sama kayak proyek dulu, cuma dikasih uang, dia bangun-bangun desa lalu selesai enggak ada terusannya," jelasnya.

Dengan adanya kelembagaan yang sifatnya tak sekedar jangka pendek itu, harapannya dana tersebut bisa digunakan untuk meningkatkan daya beli masyarakat misalnya. Dengan daya beli masyarakat yang naik maka pertumbuhan ekonomi lebih positif.

"Saat ini desa tiap tahun mendapatkan uang sehingga dia memiliki kemampuan secara kelembagaan untuk mengelola dan menggunakan dan menghasilkan dampak yang positif," tandasnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya