JAKARTA - Investasi turut menjadi perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat bertemu dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Komunis Vietnam Nguyen Phu Trong. Investasi ini menjadi fokus dari Jokowi selain kerjasama pada sektor perdagangan.
Jokowi pun berharap kepada Vietnam agar investor di Indonesia memperoleh perlindungan. Fasilitas juga diharapkan dapat diberikan kepada investor Indonesia di Vietnam.
Baca juga: Sederet Kerjasama Jokowi dengan Partai Komunis Vietnam, Termasuk Sektor Ekonomi!
"Di bidang investasi kita mengharapkan investor Indonesia di Vietnam dapat terus mendapatkan perlindungan dan difasilitasi," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/8/2017).
Indonesia sendiri telah melakukan investasi di Vietnam dalam sektor properti, obat-obatan, makanan dan bahan kimia. Adapun nilai investasi ini mencapai USD2 miliar.
Baca juga: Kuwait Bidik Free Trade Zone di Batam
Selain sektor ekonomi, kerjasama ini juga turut membahas sektor lainnya. Salah satunya adalah kerjasama pada lingkup regional ASEAN.
"Kami tadi juga bertukar pikiran tentang kawasan khususnya asean yang memasuki usia ke-50 serta menekankan persatuan dan sentralitas ASEAN, pentingnya kerjasama mewujudkan visi masyarakat ASEAN tahun 2025," ungkapnya.
Baca juga: Kerjasama Maritim dengan Vietnam, Jokowi Bahas Zona Ekonomi Eksklusif
ASEAN, kata Jokowi, diharapkan dapat menjadi motor penggerak agar tercapainya perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan kawasan. Kerjasama pun diharapkan dapat terus dilakukan dan memberikan dampak positif bagi Asia Tenggara.
"Kita juga menyambut baik kemajuan yg dicapai dalam kerangka code of conduct yang akan menjadi dasar yang kuat pengaturan norma konfrehensif di laut cina selatan," ungkapnya.
(Fakhri Rezy)