Wah, Vietnam Ingin Belajar Pembangunan Desa dari Indonesia

Dedy Afrianto, Jurnalis
Rabu 23 Agustus 2017 19:54 WIB
Foto: Antara
Share :

"Nanti dari situ kita sepakati apa yang bisa kita kerjasamakan. Di samping komoditi kita dan Vietnam ada yang sama, misalnya lada dan karet, itu kita mungkin bisa bersama untuk menghadapi pasar dunia supaya kita tidak ditekan. Kemudian juga bisa ada yang komplementeri. Vietnam produksi kedelai, kita belum produksi kedelai. Tapi kita ada produksi lain yang bisa kita impor ke Vietnam," ungkapnya.

Selain sektor pertanian, kerjasama juga dilakukan pada sektor pendidikan. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia Muhajir Effendy mengatakan, terdapat beberapa kerjasama secara spesifik yang disepakati dengan Vietnam.

"Pertama, untuk tukar pengalaman di dalam quality insurance, kemudian nanti tukar pengalaman dalam kualitas guru, kemudian pengembangan, tukar menukar kurikulum, kemudian keempat tukar menukar kebudayaan, nanti akan bangun kerjasama di bidang pengembangan laboratorium," kata Muhajir.

Pertukaran pelajar dan guru juga termasuk pada sektor kerjasama yang disepakati dengan Vietnam. Namun, Muhajir menegaskan bahwa kerjasama ini tak berkaitan dengan pertukaran pembelajaran dalam hal ideologi.

"Pertukaran pelajar termasuk, guru juga. Lebih banyak benchmarking sesama anggota ASEAN. Kan, saya sekarang presiden dari The Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO). Jadi nanti akan terkoneksi ke organisasi SEAMEO itu. Vietnam salah satu anggota," tukasnya.

(Rizkie Fauzian)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya