JAKARTA - Direktur Utama PT Telkom Alex J Sinaga mengatakan Satelit Telkom 1 yang mengalami gangguan sejak Jumat 25 Agustus 2017, sekitar pukul 16.51 WIB, tidak dapat dioperasikan kembali.
"Hasil terkini dari investigasi yang dilakukan secara intensif oleh Telkom bersama Lockheed Martin, selaku pabrikan Satelit Telkom 1, menyatakan bahwa satelit itu tidak dapat dioperasikan kembali," ujar Alex di Kantor Kemenkominfo, Jakarta, Rabu (30/8/2017).
Baca Juga: Telkom-1 'Rusak', BI Arahkan Perbankan Gunakan Satelit Cadangan
Dia menjelaskan berdasarkan analisis mendalam diketahui bahwa satelit tersebut sudah tidak berfungsi normal, sehingga pihak Lockheed Martin merekomendasikan agar dilakukan proses shut down untuk Satelit Telkom 1. "Ini dilakukan juga untuk menghindari interferensi dengan satelit lain," tutur dia.
Alex menambahkan hingga Rabu pagi, perkembangan pemulihan Satelit Telkom 1 untuk penyediaan transponder satelit pengganti telah mencapai 100%, sesuai target yang telah direncanakan.
"Secara keseluruhan, repointing antena ground segment sudah mencapai 55% , dan akan terus dilakukan bertahap hingga 10 September 2017," ungkapnya.
Baca Juga: Satelit Bermasalah, Hati-Hati Jika Jajan Saham Telkom