JAKARTA - Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) gelombang kedua beberapa waktu lalu resmi dibuka. Memasuki hari kelima, CPNS gelombang kedua ini langsung diserbu oleh masyarakat.
Kepala Sub Bagian (Kasubag) Hubungan Media dan Antar Lembaga Biro Humas BKN Diah Eka Palupi mengatakan dari data center website SSCN pada pukul 08.53 WIB, ada sekira 373.178 peserta yang sudah mendaftar. Jumlah tersebut bahkan masih terus akan bertambah setiap jamnya hingga tanggal 25 September 2017 mendatang.
Baca juga: Hingga Sore Ini, Pelamar CPNS Gelombang II Capai 323.362 pelamar
Dari 373.178 pelamar yang mendaftar, ada sekira 5 Kementerian yang memiliki pendaftaran terbanyak pada hari keempat ini. Kelima Kementerian dan Lembaga tersebut yakni Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud),Kementerian Kesehatan (Kemenkes),Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Kejaksaan Agung (Kejagung).
"Total pelamar seluruh instansi sampai 373.178 peserta ada lima instansi dengan pelamar tertinggi," ujarnya kepada Okezone, Jumat (15/9/2017).
Baca juga: Memasuki Hari Ke-4, Pendaftar CPNS Sudah 296.026 Peserta!
Adapun jumlah pelamar Kemendikbud hingga pagi ini sudah mencapai 54.174 pendaftar. Sementara Kementerian Kesehatan sudah mencapai 47.289 pendaftar.
Sementara untuk Kemenkeu hingga pagi ini telah mencapai 41.062 peserta yang melamar. Lalu disusul oleh Kemenhub dan Kejagung dengan masing-masing pelamar 25.675 dan 25.653 pelamar.
Baca juga: Seleksi Kompetensi Dasar CPNS Kemenkumham, BKN: Macet Bukan Alasan!
"Pagi Kemendikbud meningkat lagi sudah lebih dari 54.000 pelamar, Kemenkes sudah lebih dari 47.000, Kemenkeu sudah lebih dari 41.000, Kemenhun dan Kejagung masing-masing 25.675 dan 25.653 pelamar," jelasnya.
Sebagai informasi, untuk proses pendaftaran gelombang kedua ini sendiri dilakukan secara online melalui situs BKN yakni www.sscn.bkn.go.id. Pendaftaran sendiri harus memasukan beberapa identitas pribadi seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Kartu Keluarga (KK), NIK Kepala Keluarga.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)