"Sebelumnya memang pasar modal kita sangat didominasi oleh investor asing oleh karena itu dari BEI dan MNC Sekuritas dalam hal ini sangat mendukung bursa untuk melawan dominasi asing tadi dengan edukasi dan anak muda untuk terjun di pasar modal dan menjadi investor," kata dia.
Adapun kriteria penilaian, yaitu dari sisi konten. Peserta diharuskan untuk membedah perusahaaan terutama dari sisi fundamental. Sisi fundamental yang dianalisa meliputi, sisi kesehatan perusahaaan, kemudian kinerja yang sudah berjalan, serta prospek perusahaan bagi investor dilihat dari masing-masing kinerja.
"Melihat ke faktor fundamental melihat lebih ke rasio keuangan, solvabilitas, kemampuan mereka melakukan kewajiban utang. Dari sisi yang lain, apakah konten yang sudah dipaparkan dari paper apakah cukup relevan dengan bagaimana peserta memprediksi valuasi saham yang akan datang sampai pada suatu titik bisa diambil kesimpulan apakah perusahaaan ini layak dipilih menjadi pilihan investor," kata dia.
Dari 62 tim yang sebelumnya telah mengumpulkan research paper dipilih 22 paper terbaik yang dipresentasikan di depan dewan juri. Adapun juri dari National Stock Analysis Competition ini adalah Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Bunda Mulia Kandi Sofia Senastri Dahlan, Head of Institutional Research MNC Sekuritas Thendra Crisnanda, Direktur Utama PT Investa Saran Mandiri Hans Kwee, dan Ketua Umum Asosiasi Analisis Efek Indonesia Haryajid Ramela.
Dari ke-22 tim tersebut, hanya ada tiga tim pemenang yang akan mendapatkan hadiah berupa rekening efek yaitu :
Juara 1 Rp 4.000.000 + Sertifikat