Tambah Modal Infrastruktur, Pemerintah Akan Jual Obligasi ke Swasta

Yohana Artha Uly, Jurnalis
Kamis 09 November 2017 14:36 WIB
Ilustrasi (Foto: Okezone)
Share :

Denis menyatakan, pemerintah saat ini menargetkan 30% keterlibatan pihak swasta dari angka anggaran Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJMN) 2015-2019 Rp4.800 triliun. Kendati demikian hingga saat ini diperkirakan keterlibatan swasta baru mencapai 20%.

 Baca juga:Indonesia Infrastructure Week 2017, Menteri Bambang: Makin Tinggi Peran Swasta Bangun Infrastruktur

"Dari program kita hampir Rp4.800 triliun itu kan sekitar 41% dari pemerintah, sisanya sekitar 30% untuk swasta kita harapkan. Ini belum sampai yang kalau kita prediksi sampai 2019 masih kurang. Sehingga kita dorong alternatif-alternatif financing untuk mengakselerasi pembangunan infrastruktur tersebut," ujarnya.

Lanjutnya, dengan demikian hal tersebut dapat menambah modal pembangunan. "Kalau sudah dirintis apakah dijual, diagunkan atau mau disekuritisasi, bisa saja. Kalau dijual kan dia gak hutang, menambah ekuitas uangnya untuk menambah modal. Gak mungkin pemerintah sendiri, Bumn sendiri, swasta itu yang kita dorong" pungkasnya.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya