"Artinya dari setelah kita datangkan melalui impor baik berupa produk maupun minyak mentah perut itu membutuhkan devisa sekitar rata-rata satu sampai satu setengah triliun per hari," jelasnya
Oleh karena itu lanjut Ego, Indonesia perlu mengembalikan kejayaan beberapa tahun lalu . Salah satu caranya adalah dengan percepatan bisnis as usual agar investor asing maupun lokal tertarik untuk berinvestasi.
"Jadi bagaimana sekarang kita ingin mengembalikan itu kita ingin mengembalikan ke periode migas yang tadi saya sampaikan itu butuh percepatan kita tidak bisa gunakan bisnis as usual yang biasa kita lakukan," ucap Ego
"Industri Migas itu bukanlah industri yang 1-2 tahun untuk sampai mendapatkan minyak. di industri Migas setidaknya Butuh waktu 10 tahun baru dapat minyak Jadi kalau para KKKS ini dalam prosesnya dia sudah bekerja keras waktu yang dibutuhkan lama tidak kita bantu dengar langkah percepatan Artinya kita tidak akan bisa kembali ke produksi sedang Jaya kita 1,7 juta barel," imbuhnya.
(Rizkie Fauzian)