Molor dari Jadwal, Lelang 15 Wilayah Kerja Migas Bakal Diperpanjang

Giri Hartomo, Jurnalis
Kamis 16 November 2017 20:41 WIB
Ilustrasi: Reuters
Share :

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melelang 15 wilayah kerjasama (WK) Minyak dan Gas (Migas) pada tahun ini. Pelelangan ini sudah mulai sejak 7 Juli 2017 yang lalu.

Ditanya mengenai progres tersebut, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian ESDM Ego Syahrial mengatakan jika lelang tersebut berpotensi untuk diperpanjang waktunya. Pasalnya ada beberapa hambatan yang membuat lelang 15 WK ini berpotensi molor.

"Lelang tahap pertama batasnya tanggal 27 November. Saya berharap sebelum tanggal 27 sudah beres. Karena gross split sudah terbit, para peserta lelang itu sudah happy lah dengan Permen, mereka butuh hitam di atas putih karena idealnya harus keluar," ujarnya saat ditemui di Kantor Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Jakarta, Kamis (16/11/2017).

Baca juga: Dulu Berjaya, Kok Industri Hulu Migas Justru Melempem?

Menurut Ego, jika hingga pada tanggal 27 November 2017 mendatang belum juga selesai, maka dirinya secara tegas akan memperpanjang masa lelang WK Migas milik ESDM. Meskipun dirinya belum menyebutkan hingga kapan masa lelang tersebut akan diperpanjang nantinya.

"Kita begini deh misalnya sampai semingguan lagi belum keluar bila perlu kita perpanjang," jelasnya.

Sebagai informasi, sebelumnya, pemerintah kembali melelang 15 blok migas. Menteri ESDM Ignasius Jonan telah mengundang 52 perusahaan besar untuk ikut lelang 15 blok tersebut.

Adapun, 52 ke 52 perusahaan tersebut terdiri dari perusahaan asing maupun lokal. Seperti Chevron Pacific Indonesia, Total E& Indonesia ExxonMobil, Pertamina dan masih banyak lagi.

(Rizkie Fauzian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya