NEW YORK - Kurs dolar AS melemah terhadap sebagian besar mata uang utama pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena para investor masih mempertimbangan kemajuan reformasi pajak.
Dewan Perwakilan Rakyat AS pada Kamis (16/11) menyetujui rencana pemotongan pajak versinya dalam pemungutan suara yang sejalan dengan kebijakan resmi partai dan menyampaikan sebuah prestasi legislatif yang besar.
Fokus sekarang beralih ke Senat. Senat sedang mendiskusikan rencana pemotongan pajaknya versinya sendiri dan tidak jelas apakah Partai Republik di Senat dapat memperoleh cukup suara untuk menyetujuinya.
Senat Republik bertujuan untuk memilih rencana pajak mereka selama seminggu setelah liburan Thanksgiving.
Dolar AS tertekan karena para investor masih khawatir bahwa rencana reformasi perpajakan tersebut tidak dapat dicapai pada akhir tahun.