"Kalau prediksi kita mendekati Natal, Tahun Baru meningkat. Ini malah di awal bulan. Bisa-bisa di akhir bulan nanti tidak. Mereka khawatir langka akhirnya kan nambah stoknya. Biasa satu dua tabung cukup sekarang beli bisa beli empat," tuturnya.
Baca Juga: Hiswana Migas: Tidak Ada Pengurangan Elpiji Bersubsidi
Untuk diketahui, imbas langkanya gas 3 kg, masyarakat harus menembusnya dengan harga yang tidak wajar pada harga eceran tertinggi (HET) yang sudah ditetapkan. Bahkan ada yang mencapai Rp35.000 per tabung.
Jauh dari sebelum gas elpiji 3 kg langka, masyarakat juga diresahkan dengan wacana penghapusan BBM jenis Premium. Benar saja, di beberapa SPBU tidak lagi menjual Premium karena tergantikan dengan Pertalite.
(Dani Jumadil Akhir)