Sayangnya, investor asing masih terus mencatatkan jual bersih di sepanjang tahun ini yang secara year-to-date, jumlahnya sudah mencapai Rp17,88 triliun. Aksi jual bersih yang dilakukan oleh invesor asing tersebut, diimbangi dengan aksi beli yang dilakukan oleh investor domestik.
Sepanjang tahun ini, investor domestik telah menguasai 64% atau Rp899 triliun nilai transaksi di BEI, sedangkan investor asing hanya 36% atau Rp514 triliun. Nilai kapitalisasi pasar BEI juga menembus rekor tertingginya sepanjang masa di level Rp6.666 triliun. Nilai transaksi hari ini tercatat sebesar Rp8,69 triliun, volume transaksi hari ini sebesar 9,15 miliar unit saham dan frekuensi perdagangan hari ini 349,79 ribu kali transaksi.
Adapun total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2017 adalah 80 Emisi dari 54 Emiten senilai Rp123,56 triliun. Dengan pencatatan ini maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 345 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp371,59 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 111 Emiten.
Sebanyak 93 seri Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI dengan nilai nominal Rp2.094,47 triliun dan USD200 juta, serta 10 emisi Efek Beragun Aset (EBA) senilai Rp8,54 triliun.
IHSG kembali melanjutkan penguatannya di sepanjang periode 20 hingga 24 November 2017 sebesar 0,25% ke level 6.067,14 poin dari level 6.051,73 poin pada akhir pekan sebelumnya. Kenaikan IHSG juga diikuti dengan peningkatan kapitalisasi pasar sebesar 0,33% menjadi Rp6.716,37 triliun pada pekan ini dari Rp6.693,94 triliun pada akhir pekan lalu.
(Martin Bagya Kertiyasa)