Baca Juga: Jokowi Kesal, 90% Anggaran Kementerian Lembaga "Terbuang Percuma"
Pasalnya, konsultasi tiap tahunnya akan memperbesar anggaran. Dia menjelaskan, di mana setiap satu program yang sama dengan lokasi tempat yang berbeda seringkali menggunakan jasa satu konsultan sama namun dengan kontrak yang berbeda.
"Konsultan cuma satu tapi dibayar 10 kali untuk 10 proyek yang sama di lokasi yang beda. Itu akhirnya tinggal ganti template nama-nama daerahnya. Hal seperti ini yangg tidak bisa kita teruskan lagi," katanya.
"Mestinya kita kontrak multiple year sama satu konsultan, jadi satu cost. Jangan terus kan seperti ini, pejabat eselon 1 saya minta harus ubah metode ini," jelas Susi yang membuat suasana ruangan hening karena tegurannya.