Erupsi Gunung Agung, Pendapatan Daerah Karang Asem Terjun Bebas hingga 78,72%

Ulfa Arieza, Jurnalis
Minggu 17 Desember 2017 14:24 WIB
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Share :

BALI - Erupsi Gunung Agung di Bali memberikan dampak yang cukup signifikan bagi perekonomian Bali. Kondisi tersebut dapat dilihat dari merosotnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Karangasem, Bali tahun ini. Gunung Agung sendiri diketahui terletak di Kabupaten Karangasem, Bali.

Bupati Karangasem, Bali I Gusti Ayu Mas Sumatri menyebutkan bahwa angka PAD Karangasem, Bali tahun ini terjun bebas hingga kurang lebih 78,72%.

" Pada tahun lalu, kita memiliki PAD Rp235 miliar tapi diperkirakan yang akan datang ini paling hanya Rp50 miliar," kata dia di Karangasem, Bali, Minggu (17/12/2017).

Dia menjelaskan, kondisi tersebut disebabkan oleh penurunan pendapatan dari sektor pariwisata yang merupakan tulang punggung perekonomian Bali. Banyak wisatawan, kata dia, terutama wisatawan mancanegara yang membatalkan kunjungannya ke Bali karena adanya larangan perjalanan atau travel warning dari negara asal selama erupsi Gunung Agung.

Padahal, lanjutnya, Gunung Agung terletak di Kabupaten Karangasem yang jaraknya cukup jauh dari pusat kota. Namun, dampak penurunan sektor pariwisata terasa di seluruh Bali, tidak hanya di Karangasem.

"Jadi dibandingkan dengan bom Bali 1dan 2 kerugiannya lebih banyak sekarang kalau bom tidak ada penutupan bandara kalau sekarang ada penutupan bandara," kata dia.

Oleh karena itu, dia meminta dukungan dari berbagai pihak termasuk pemerintah untuk mengembalikan kondisi perekonomian di Bali. Pasalnya, kata dia, kondisi dari Gunung Agung sendiri tidak mengkhawatirkan.

Adapun dari 78 desa di Kabupaten Karangasem Bali yang merupakan lokasi Gunung Agung, hanya 15 desa yang terdampak. Oleh karena itu, menurutnya tidak ada alasan bagi wisatawan untuk mengkhawatirkan kondisi Gunung Agung, karena Bali aman.

"Makanya nanti harapan kita semua balik lagi. Pak Wakil Presiden akan segera berkunjung ke sini, kira-kira minggu depan," tukas dia.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya