JAKARTA - Pemerintah kembali meningkatkan anggaran untuk infrastruktur di 2018 sebesar Rp409 triliun. Meski anggarannya besar, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak ingin pembiayaan infrastruktur selalu mengandalkan uang negara.
"Yang jelas (pembiayaan infrastruktur 2018) kita tidak mau rutinitas. Tidak mengandalkan APBN terus," ujarnya usai menutup perdagangan IHSG di Auditorium Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (29/12/2017).
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan, pembiayaan infrastruktur perlu inovasi. Inovasi yang dilakukan seperti menawarkan komodo bond di London.
Baca Juga: Menko Darmin Janji Percepat Pencairan Pinjaman Dana Infrastruktur
"Yang dijual Rupiah, bukan dolar. Saya kita ini sangat baik. Mungkin nanti dengan cara lain, limited consension scheme misalnya. Ini juga baru akan kita kerjakan," tuturnya.
Jadi, lanjut Presiden, pembiayaan infrastruktur ke depan akan banyak cara. Apalagi, perekonomian Indonesia saat ini semakin membaik dan membuat kepercayaan dunia semakin baik.
"Peluang untuk mendapatkan dana itu banyak sekali kok. Karena apa, kepercayaan yang diberikan dunia internasional kepada kita baik," tuturnya.
Baca Juga: Baru 46 Daerah Pinjam Dana untuk Infrastruktur, Paling Banyak dari Luar Jawa
Untuk diketahui, ari proyek infrastruktur publik yang digarap saat ini, porsi keterlibatan anggaran pemerintah masih cukup besar yakni 41,3%.Sedangkan BUMN mengambil porsi 22,2% dan swasta mencapai 36,6%.
Hari ini merupakan hari terakhir di mana semua orang akan berhenti bekerja di tahun 2017. Begitu pun bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dalam kesempatan tersebut, presiden juga menyampaikan selamat menikmati liburan akhir tahun. Namun Jokowi tidak mengatakan ia akan pergi ke mana dengan keluarga untuk libur akhir tahun ini.
Baca Juga: Baru 21 Pemda Akses Pinjaman Daerah ke SMI
"Saya mengucapkan selamat berlibur di akhir tahun yang berlibur. Selamat menikmati saat-saat bersama dengan keluarga," ujarnya.
Presiden berharap, dengan semua aktivitas libur di akhir tahun ini bisa mendapat semangat dan energi baru saat memasuki tahun baru 2018.
"Semoga kita semua dapat energi dan semangat dalam menyongsong 2018. Semangatnya ke sana," tuturnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)