SURABAYA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mengembangkan kapal listrik untuk nelayan di kawasan Sumatera, sebagai tindak lanjut penandatanganan kesepakatan dengan PT PLN (Persero) Regional Sumatera.
Kepala Badan Pengembangan dan Pengelola Usaha (BPPU) ITS Dr I Ketut Gunarta di Surabaya, Senin mengatakan pengembangan kapal listrik itu memang sesuai dengan kompetensi ITS di bidang maritim.
"Sudah ada pengembangan mobil dan sepeda motor listrik. Justru potensial dikembangkan dan hambatannya sedikit seperti yang disampaikan Direktur PLN adalah kapal atau saya menyebutnya perahu listrik yang tidak hanya untuk pariwisata tapi untuk monitor banyak hal," kata Ketut.
Baca Juga: Polemik Pengadilan Perikanan Daerah dalam Pemberantasan Ilegal Fishing
Pengembangan kapal listrik, kata dia, akan sangat potensial mengingat listrik di Indonesia saat ini tengah berlebih. Sementara secara ekonomis, pengembangan kendaraan di bidang kemaritiman ini sangat potensial terutama untuk nelayan.